![]() |
| New Year´s Eve in Singapore |
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Doktor 'Made in Germany' | Klinisi, Akademisi, Peneliti
Sabtu, 07 Maret 2015
Melewati Malam Pergantian Tahun di Singapura
Sabtu, 16 Maret 2013
Perlukah RSUD Baru di Aceh?
![]() |
| New RSU Zainoel Abidin (foto: internet) |
Sebuah berita menarik di muat
oleh media di Aceh beberapa minggu lalu. Berita yang berjudul “Jerman Tawarkan Rp 1,1 T” itu mengabarkan
tentang penawaran kerja sama pembangunan lima rumah sakit regional di Aceh yang
diajukan oleh pemerintah Jerman diwakili oleh grup bank KfW (Kreditanstalt für Wiederaufbau)
melalui sebuah unit bisnisnya KfW entwicklungsbank (Bank Pembangunan Jerman).
Komitmen ini dituangkan dalam bentuk Program “New Aceh Health Project” (Proyek
Kesehatan Baru Aceh). Proyek tersebut mengemuka setelah adanya pertemuan pada
tanggal 27 Februari 2013 yang dihadiri oleh pejabat kFw Jerman di Aceh Dr dr
Philips Stokoe dan Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah serta beberapa pejabat Aceh
lainnya. Dalam pertemuan tersebut KfW menawarkan pinjaman dana segar rendah
bunga (soft loan) sebesar 88 juta Euro atau Rp 1,1 triliun (kurs 1 Euro =
Rp.12.500) untuk membangun lima rumah sakit baru yang akan dijadikan rumah
sakit regional serta untuk pembenahan dan pemeliharaan beberapa rumah sakit di
Aceh. Dalam berita tersebut juga disebutkan mengenai mekanisme pengembalian
pinjaman tersebut yaitu dengan di cicil sebanyak 15 kali, Rp. 94 milyar sekali
cicil. Pinjaman ini diharapkan mampu mengatasi masalah kesehatan di Aceh.
Cerita dari Duta Pendidikan di Luar Negeri
![]() |
| Mahasiswa Program Beasiswa Jerman Pemda Aceh Angkatan Perdana, bersama Konsul RI Hamburg dan istri (foto: D. Fitri) |
Tiga tahun lalu di sebuah pertemuan wilayah penerima beasiswa yang
diadakan oleh badan pertukaran Jerman (Deutscher Akademischer Austauschdienst, DAAD),
tampak hadir para calon mahasiswa dari berbagai negara di Asia Tenggara,
termasuk Indonesia. Dari Indonesia, tampak belasan mahasiswa calon master dan
doktor yang mayoritas berasal dari universitas ternama di pulau Jawa, hanya
satu dua yang berasal dari Sumatera. Untuk memudahkan berdiskusi mengenai
permasalahan menyangkut beasiswa, panitia membagi penerima beasiswa ini
berdasarkan negara asal mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)


